Solusi ayam kena pernapasan

Alamat pernapasan pada unggas antara lain mata berair, sinus bengkak, keluarnya cairan dari hidung, bersin, ngorok, terengah-engah dan kematian. Sianosis (pucat) merupakan tanda kerusakan pernapasan yang parah dan akut yang sudah berlangsung lama.

Diagnosis banding penyakit pernapasan pada unggas meliputi penyakit dan kondisi berikut;

Bakteri – Coryza, Mycoplasma gallisepticum, Pasteurella multocida, E coli, Chlamydiosis, Ornithobacterium rhinotracheale.
Virus -ILT, IBV, AIV, NDV, cacar F, Pneumovirus, penyakit Mareks, Leukosis
Jamur -Aspergillosis
Parasit – Syngamus, trikomoniasis, Oxyspirura, cacing (bebek).
Fisik- Amonia, debu kapur
Nutrisi – Vit A
Kelainan perkembangan (misalnya jantung, paru-paru, limfatik)

Solusi
Lakukan pencegahan dengan melakukan sterilisasi air, sanitasi kandang yang baik, biosecurity yang baik termasuk vaksinasi terhadap penyebab yang berasal dari bakteri dan virus.
Pengobatan penyakit pernafasan yang disebabkan oleh bakteria masih bisa dilakukan dengan pemberian antibiotik selama tiga sampai enam hari.
Penyakit yang disebabkan oleh virus hanya bisa disembuhkan dengan memperbaiki kesehatan ayam dan meningkatkan kemampuan imun tubuh.Perkuat proses imun tubuh dapat dilakukan dengan pemberian jamu gawat darurat selam 6 hari.
Penyemprotan unggas dengan menggunakan GPU sabun dan iodin dapat merangsang hipersensititasi pada saluran pernafasan dan membunuh virus yang ada pada saluran pernafasan, pada saat mendapat serangan penyakit penafasan dapat dilakukan penyemprotan setiap hari selam 6 hari.
Lakukan penyemprotan dan pemberian jamu gawat darurat seminggu dua kali untuk mencegah penyakit.

Prof antimon ilyas

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *